Pembuatan Karbol sebagai Desinfektan Lantai

Mencegah suatu penyakit dan penyebarannya dapat dilakukan mulai dari diri sendiri dan lingkungan sekitar, dirumah misalnya. Sebagian besar aktivitas sehari – hari di rumah dilakukan di lantai sehingga banyak mikroba yang menempel ke permukaan tubuh saat kita sedang bersentuhan langsung dengan lantai yang pada akhirnya dapat menimbulkan penyakit yang selanjutnya dapat dikaitkan dengan penularan berbagai penyakit ataupun penyebaran mikroorganisme.

Beberapa penelitian membuktikan bahwa Escherichia coli (E. coli) merupakan salah satu bakteri yang paling sering ditemukan di lantai (Dewi et al., 2016; Listyawati, 2007). Selain itu, Staphylococcus aureus (S. aureus) merupakan salah satu bakteri yang sering ditemukan di berbagai tempat, antara lain: permukaan benda, baju, lantai, tanah, rumah sakit, bahkan pada kulit manusia, dan bersifat patogen bagi manusia (Brooks, Carroll, Butel, & Morse, 2007).

Kebersihan lantai sering kali dikaitkan dengan kebersihan suatu tempat secara umum. Berbagai cara dapat dilakukan dan diterapkan untuk menjaga kebersihan lantai. Seperti kebiasaan melepas sepatu sebelum masuk ke rumah dapat mengurangi penyebaran mikroorganisme penyebab infeksi mata, perut dan paru-paru (Pohla, 2008).

Selain menerapkan kebiasaan-kebiasaan baik tersebut, masyarakat juga dapat menggunakan cairan pembersih lantai yang dapat membersihkan lantai sekaligus membunuh mikroorganisme yang menempel di lantai (Ariani, Setiani, & Joko, 2015). Produk yang dapat membunuh mikroorganisme di dalam maupun permukaan benda mati adalah disinfektan. Zat ini tidak harus bersifat sporosidal, melainkan sporostatik yaitu dapat menghambat pertumbuhan kuman (Brooks et al., 2007). Zat disinfektan dalam cairan pembersih lantai akan membunuh mikroorganisme yang terdapat di lantai. Mikroorganisme tersebut antara lain adalah Escherichia coli, Pseudomonas aeruginosa, Enterobacter cloacae, Salmonella sp. dan lain-lain (Dewi et al., 2016). Beberapa disinfektan yang biasa digunakan sebagai pembersih lantai adalah lysol (klorofenol dan kresol), karbol (fenol) dan kreolin (Rasmika Dewi Dap, Susi Iravati, 2008).

Sumber : https://www.kompas.com/homey/read/2021/09/19/162000676/perlukah-mengepel-lantai-rumah-menggunakan-cairan-pembersih-#:~:text=Permukaan%20lantai%20yang%20sudah%20terasa,juga%20memudahkan%20kamu%20mengepel%20lantai

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *